Senin, 09 Maret 2015
Allah, jangan izinkan carut-marut perasaan ini mengotori semua usaha dan semangatku. Allah, jangan izinkan lisanku mengeluh walau hanya satu abjad. selelah apapun itu, setakut apapun itu, seberat apapun itu, aku sungguh tahu, Allah, bahwa Engkau selalu dekat. dan jika waktuMu telah datang memelukku, entah itu di siang hari dengan panasnya yang menyengat atau di malam hari dengan dinginnya yang mengutuk, izinkan aku berlabuh dalam pelukanmu. aku rindu, sungguh sangat rindu menjadi seputih kertas seperti dulu. terlalu banyak khilaf yang tertancap dalam dada, terlalu banyak dosa yang berkumpul dalam setiap hela. faghfirlii..
Minggu, 08 Maret 2015
menulis
menulis memang bukan keahlianku. jika harus mengaku, sebenarnya aku tidak bisa menulis. aku memang banyak menulis, namun aku tidak memiliki tulisan sehebat mereka yang di luar sana. katanya, tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu dimengerti oleh pembacanya. namun bagiku, tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu dirasakan oleh pembacanya, karena penulis yang hebat mampu membawa pembaca ke alam bawah sadar untuk mengimajinasikan abjadnya. itu keren.
sedang aku hanya seorang perempuan yang terjebak. alih-alih mencari kesibukan, aku tidak sengaja membaca satu buah novel di salah satu toko buku. entah bagaimana caranya, aku seperti tersihir, hal itu terjadi saat aku membaca satu lembar halaman pertama. dan inilah kali pertama aku jatuh cinta pada mereka.
ini sunguh sangat tiba-tiba, hariku penuh dengan frasa-frasa mengagumkan. seperti mendapat mainan terindah semasa kecil, aku merasa bahagia membaur dengan mereka.
itulah yang terjadi. mungkin akan banyak orang yang menilai bahwa hal itu sama sekali tidak istimewa. namun, bukankah hal sederhana di mata kita bisa saja menjadi hal yang membahagiakan bagi orang lain? begitulah kiranya.
aku hanya menulis, ketagihan kata-kata. bagiku menulis bukan soal berfikir, namun merasakan. ketika aku menulis kubiarkan hatiku bekerja, mereka lebih mampu meluapkan segalanya. dan dengan begitu, aku merasa bahagia.
sedang aku hanya seorang perempuan yang terjebak. alih-alih mencari kesibukan, aku tidak sengaja membaca satu buah novel di salah satu toko buku. entah bagaimana caranya, aku seperti tersihir, hal itu terjadi saat aku membaca satu lembar halaman pertama. dan inilah kali pertama aku jatuh cinta pada mereka.
ini sunguh sangat tiba-tiba, hariku penuh dengan frasa-frasa mengagumkan. seperti mendapat mainan terindah semasa kecil, aku merasa bahagia membaur dengan mereka.
itulah yang terjadi. mungkin akan banyak orang yang menilai bahwa hal itu sama sekali tidak istimewa. namun, bukankah hal sederhana di mata kita bisa saja menjadi hal yang membahagiakan bagi orang lain? begitulah kiranya.
aku hanya menulis, ketagihan kata-kata. bagiku menulis bukan soal berfikir, namun merasakan. ketika aku menulis kubiarkan hatiku bekerja, mereka lebih mampu meluapkan segalanya. dan dengan begitu, aku merasa bahagia.
Sabtu, 07 Maret 2015
Kecil
aku kecil,
amat kecil.
biar kecil,
bukan berarti tidak bisa sekuat baja.
biar kecil,
bukan berarti tidak bisa terbang di angkasa.
aku kecil,
aku selalu ingin belajar.
aku kecil,
dan akan menjadi besar.
amat kecil.
biar kecil,
bukan berarti tidak bisa sekuat baja.
biar kecil,
bukan berarti tidak bisa terbang di angkasa.
aku kecil,
aku selalu ingin belajar.
dan akan menjadi besar.
Langganan:
Postingan (Atom)
