Allah, untuk saat ini aku sedang tidak ingin memperbincangkan siapapun denganmu. Biarkan sesuatu yang masih tumbuh di hati ini mulai meredup, bukan menghilangkan atau melupakan namun itu cara agar aku merelakan dan mengikhlaskan.
Allah, aku nyaris lupa, tentang bagaimana dulu bisa kembali berjalan setelah terjatuh dan terjerembap dalam duka kehidupan. Aku hanya tidak sabar kembali bersinar dan cepat melupakan perasaan nanar.
Allah, aku percaya pada setiap takdirMu, bahwa tidak ada cerita yang kurang atau yang lebih, semuanya sudah sesuai. Sempurna, Sesempurna Engkau atas makhlukMu. Tentang pertemuan atau perpisahan yang selalu punya tujuan, aku paham, sepenuhnya itu pasti yang terbaik.
Allah, segalanya sudah kuserahkan padaMu, apapun itu, dimanapun itu, siapapun dia, terserah Engkau. Sebab aku percaya, takdirMu lah paling sempurna.
"Tidak ada yang salah dengan bersabar, jadilah bahagia oleh karenanya." -- verameydi