Senin, 03 November 2014

Yang Meredup Perlahan

Aku tahu, Tuan, kau baik-baik saja saat ini. Aku juga tahu bahwa kau sangat bahagia. Namun tidak kah kau peduli pada aku yang tak baik-baik saja? Namun tidak kah kau peduli pada aku yang sedang menderita?
Terimakasih untuk semua jawabanmu, sekarang aku tahu betapa jarak dan waktu tidak perlu repot-repot menghilangkan aku. Ternyata kau lebih mampu melakukannya.
Namun aku lebih berterimakasih kepada Allahku, yang tidak membiarkan kita menjadi satu sebelum benar-benar matang. Kau lihat? Goncangan sekecil ini saja mampu membalikan perahu kita.

Tuan, karena cinta adalah perjuangan. Bukan satu tapi dua. Bukan sendiri namun saling.
Maaf, telah membuatmu berhenti berjuang.. Dan terimakasih telah mengajarkanku untuk berjuang sebelum akhirnya berhenti memerjuangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar