Kamis, 17 April 2014

Mereka Datang untuk Aku

Malam ini begitu panjang
Malam ini terlalu hilang,

Selarut sekarang ada tetesan kecil yang membasahi bantalku,
Ada isakan pelan karena tertahan agar tidak ada satu orang pun yang tahu.

Mereka kembali datang malam ini, menjelma hawa dingin di tengah malam. Tak bersuara namun sangat terasa.
Mereka yang telah lama hilang ditelan waktu dan tidak pernah aku pertanyakan.
Iya, mereka yang kuputuskan untuk aku tinggalkan dan relakan. Kenangan.

Tak terkira, yang aku tahu, aku yang sekarang adalah baru, yang bersiap untuk bertumbuh dan melepas dahan-dahan kering.
Yang aku tahu, aku yang sekarang adalah tegar, berjalan dan berjuang tanpa melihat lagi ke belakang.

Namun aku salah, mereka lebih mampu mengguncang seluruh tubuhku. Memutar habis segala ingatan, mengingat cerita lama yang menurutku pilu.

Lama sudah aku mengutuk mereka. Kisah lalu yang menyiksa hati.
Sebab, yang aku tahu dulu itu bodoh, yang aku tahu dulu itu konyol.
Ribuan tangis terlalu perih, menggores luka oleh sebab satu nama. Engkau.
Sekarang, otakku penuh teringat engkau..
Senyum perkenalan,
Obrolan aneh,
Aroma tubuhmu yang melekat di hidungku,
Tawa renyah milikmu,
Atau tatapan murung penuh kepura-puraan oleh sebab kepergianku. Semua terlalu jelas
Terlalu pedih
Terlalu... Sulit untuk dilupakan. Dan aku benci ini terjadi.

Lelah aku terus begini, lari dari mereka sungguh percuma, hanya semakin menyesakan

Sekarang,
Masih di detak jarum jam dinding yang sama,
Aku mengerti,

Mereka datang bukan untuk membuka luka, menebar kebencian atau memaksaku untuk kembali lupa.
Tapi,
Mereka datang untuk berdamai, agar aku berhenti mengutuknya tanpa pernah mau belajar.
Mereka datang untuk membelai kasih, mengingatkan rindu dan cerita indah yang tidak semuanya berakhir pilu.
Mereka datang untuk memeluk, agar aku bertambah tabah tanpa takut teringat kata lalu.
Iya,
Mereka datang untuk aku.

                  
       
                                     Bandung,
                                    17 April 2014
                                    23:23
                                    verameydi

2 komentar: