Tidak terasa, kini aku memasuki bulan keempat tinggal disini. Iya, Semarang, Kota tanpa awan di musim panas. Aku tidak menyangka sebelumnya akan tinggal disini, setidaknya mungkin 3 tahun kedepan (aaamiiin).
Kulitku terlihat lebih cokelat sekarang, mungkin karena kota ini adalah kota tanpa awan di musim panas, sehingga sinar matahari seperti langsung menyinari kota tanpa ada penghalang. Namun aku berani jamin, sinar matahari di kota ini adalah yang paling indah, hangat, setidaknya alergi dinginku jarang kambuh terkecuali di musim penghujan.
Sekarang disini sedang musim penghujan, kukira setiap tempat akan berubah menjadi kota payung. Kau harus tahu bagaimana wajah kota yang sedang disiram hujan, menurutku hujan tetap cantik di kota mana pun ia turun. Aku juga suka melihat mereka yang tidak takut hujan, orang-orang yang tetap beraktivitas meski awan sedang menenun air di atas langit. Karena aku rasa hujan adalah teman, dan bukan halangan untuk melakukan pekerjaan.
Sama seperti disini, orang-orang di kota ini tetap beraktivitas saat hujan, mereka juga ramah-ramah.
Disini aku punya keluarga baru, entah kenapa aku merasa nyaman berada di dekat mereka. Iya mereka adalah Erinda, Erika, Mirza, Mbak Atik, Mbak Ine, dan Mbak Tyas. Banyak bukan? Aku bahagia bertemu mereka disini, setidaknya aku tidak merasa sendiri di kota tanpa awan ini.
Kau harus kenal mereka, ketika tertawa bersama mereka waktu seperti membeku, rasanya seperti sudah lama kenal dan bertemu :')
Alhamdulillah, Allah menyayangiku dengan sempurna. Aku bahagia.
Senin, 01 Desember 2014
Keluarga dari Jauh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar