Senin, 21 Desember 2015

Kosong



Malem ini ngerasa kosong banget, boleh, ya, kita bicara soal kosong?

Angka nol, entah gimana kalo dulu Al-khawarizmi nggak nemuin angka nol, mungkin nggak bakal ada bentuk "ketiadaan", nggak bakal ada bentuk seimbang yang nggak berjumlah tapi juga nggak kekurangan. Nggak ada, mungkin. Semuanya akan terlihat berisi. terlihat ada, terlihat berjumlah, terlihat bernominal, sehingga semuanya tidak akan terlihat berisi, tidak akan terlihat ada, tidak akan terlihat berjumlah, dan tidak akan terlihat bernominal. Bingung?

Sesuatu akan terlihat ketika sesuatu itu memiliki sesuatu yang lain untuk dibandingkan. Maka, sesuatu itu akan hilang ketika setiap sesuatu itu semuanya sama. Apalah ini, macam Syahrini saja yang obrolannya sesuatu.

Kayak sekarang, kalo kamu ngerasa kosong, kalo kamu ngerasa nol, berarti kamu sedang kehilangan perasaan yang tidak kosong dan perasaan yang tidak nol. Tandanya, kamu pernah melewati suatu massa, ketika hatimu terisi penuh sehingga banyak perasaan di dalamnya. Apapun itu, perasaan bahagia, perasaan rindu, perasaan haru, bahkan perasaan kecewa dan sedih, semuanya tetap pengisi hati, semuanya tetap yang memengaruhi keadaanmu. Jadi kuncinya adalah sesuatu yang menyebabkan kehadiran setiap perasaan itu, bisa orang terdekat, binatang peliharaan, kedaan yang kamu inginkan, keadaan yang kamu benci, melakukan hal yang kamu suka, mendapatkan hal yang sama sekali tidak kamu harapkan, atau yang lainnya.

Boleh jadi indikator pemicu perasaanmu yang dulu hilang dan belum kembali,
Atau telah kembali namun kamu tidak menyadari..

Malam ini kosong, ya, memangnya, kamu di mana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar